Senin, 17 September 2012

BUSINESS PROCESS


A business process is a collection of linked tasks which find their end in the delivery of a service or product to a client. The process must involve clearly defined inputs and a single output. These inputs are made up of all of the factors which contribute (either directly or indirectly) to the added value of a service or product. These factors can be categorized into management processes, operational processes and supporting processes.

Management processes govern the operation of a particular organization;s system of operation. Operational processes constitute the core business. Supporting processes such as human resources and accounting are put in place to support the core processes.

The definition of the term business process and the development of this definition since its conception by Adam Smith in 1776 has lead to such areas of study as Operations Development, Operations Management and to the development of various Business Management Systems. 



Proses bisnis merupakan inti dari seluruh aktivitas pada suatu perusahaan atau organisasi. Untuk mencapai tujuan perusahaan, proses bisnislah yang akan memberdayakan seluruh sumber daya yang ada pada perusahaan. Tapi yang perlu diketahui adalah bahwa setiap bisnis memiliki proses masing-masing yang unik, sesuai dengan karakteristik dari perusahaan dan bidang usahanya, seperti proses pembuatan produk ataupun layanan baru, pengadaan supply, menjawab pertanyaan pelanggan, ataupun rekruitasi karyawan baru, yang tentunya memiliki perbedaan karekteristik tersendiri untuk setiap perusahaan.   

Beberapa karakteristik umum yang dianggap harus dimiliki suatu proses bisnis adalah:
  1. Definitif: Suatu proses bisnis harus memiliki batasan, masukan, serta keluaran yang jelas.
  2. Urutan: Suatu proses bisnis harus terdiri dari aktivitas yang berurut sesuai waktu dan ruang.
  3. Pelanggan: Suatu proses bisnis harus mempunyai penerima hasil proses.
  4. Nilai tambah: Transformasi yang terjadi dalam proses harus memberikan nilai tambah pada penerima.
  5. Keterkaitan: Suatu proses tidak dapat berdiri sendiri, melainkan harus terkait dalam suatu struktur organisasi.
  6. Fungsi silang: Suatu proses umumnya, walaupun tidak harus, mencakup beberapa fungsi.


Tujuan dari bisnis proses yaitu untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam perusahaan. Dan tentunya berujung pada meningkatnya persaingan terhadap kompetitior dan berakhir pada meningkatnya Bisnis sebuah perusahaan. Seiring berkembangnya persaingan dalam dunia bisnis, setiap perusahaan harus cepat dalam merespon. Baik terhadap kompetitor maupun pelanggan.

referensi : 
http://id.saltanera.com/bahan/manajemen/manajemen-proses-bisnis-mendorongefisiensi dan-menumbuhkan-nilai-kompetitif


1 komentar:

  1. tambahkan referensi. jangan menyalin ulang, berikan ulasan pendapat sendiri. buat kajian dari jurnal penelitian terkini.

    BalasHapus